Sabtu, 28 April 2012

Tempat Duduk Ini Jadi Rebutan di Pesawat A380 Jumbo Jet

Rupanya, tidak perlu duduk di kelas bisnis untuk mendapatkan tempat nyaman di pesawat A380 Jumbo Jet. Ada satu tempat duduk kelas ekonomi yang paling jadi rebutan. Mau tahu?

Karena desain dari pesawat A380, ada satu bangku pesawat kelas ekonomi pada pesawat jumbo jet itu yang posisinya lain dari yang lain. Bangku tersebut lebih lega seperti kelas bisnis, siapa yang tidak mau?
News.com pada Jumat (27/4/2012) mengungkap para penumpang A380 seperti milik maskapai Australia, Qantas, akan sangat beruntung jika duduk di bangku 71D. Posisinya ada di tengah, sebelah koridor sehingga mudah untuk wara-wiri ke toilet.

Tapi, berbeda dengan bangku ekonomi lain, di bangku 71D kaki Anda bisa selonjoran. Hal ini lantaran tidak ada bangku 70D di depan Anda. Bangku baru ada di baris selanjutnya yaitu 69D. Nah, hanya bangku 71D yang situasinya seperti ini.

Rupanya, lantai di depan bangku 71D adalah pintu darurat sekunder untuk pramugari dari ruang istirahat pramugari di lantai bawah. Makanya di depan bangku 71D tidak boleh dipasang bangku lain.

Keistimewaan lain, karena tidak ada bangku di depan bangku 71D, maka layar monitor untuk in-flight entertainment disimpan di sandaran lengan pada bangku tersebut. Anda pun boleh sombong karena monitor Anda berbeda dari para tetangga.

Keberuntungan tak berhenti sampai di situ. Karena jaraknya lumayan jauh dari bangku 69D ke bangku 71D, Anda punya ruangan ekstra untuk menaruh barang seperti tas ransel Anda. Padahal penumpang lain harus cukup puas berbagi ruang untuk kaki mereka dan barang yang mereka taruh di bawah tempat duduk.

Juru Bicara Qantas mengatakan bangku 71D sangat populer terutama di kalangan Qantas Frequent Flyers. Apalagi, kisah bangku 71D ini menyebar di blog dan media sosial. Platinum, Gold and Silver Frequent Flyers bisa meminta nomor tempat duduk gratis. Tapi, penumpang reguler harus membayar biaya tambahan AUD 20 atau sekitar Rp 190 ribu.

Jadi, ingat-ingat kalau suatu saat Anda terbang dengan Airbus A380. Bangku 71D layak diperjuangkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar